PENDAMPINGAN KREATIF DALAM MERANCANG BAHAN AJAR MATA PELAJARAN FIQIH TENTANG THAHARAH DI SMP ABDI NEGARA SEDAYULAWAS BRONDONG LAMONGAN
DOI:
https://doi.org/10.61553/abjis.v3i1.1011Kata Kunci:
Thoharoh, Fiqih, pendampingan kreatif, SMP Abdi Negara SedayulawasAbstrak
Pembelajaran Fiqih di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) memiliki peran penting dalam membentuk pemahaman dan pengamalan ajaran Islam sejak usia remaja. Salah satu materi dasar dalam Fiqih adalah Thaharah (bersuci), yang menjadi fondasi dalam pelaksanaan ibadah. Artikel ini membahas tentang pendampingan kreatif dalam merancang bahan ajar Fiqih, khususnya pada materi Thaharah, agar pembelajaran lebih menarik, interaktif, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik SMP. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pendampingan kreatif dalam merancang bahan ajar mata pelajaran Fiqih dengan topik Thoharoh Di SMP Abdi Negara Sedayulawas. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi langsung selama satu hari kegiatan belajar mengajar. Melalui pendekatan from theory to practice, kegiatan pendampingan dilakukan untuk menjembatani kesenjangan antara pemahaman teoritis dengan penerapan praktis di kelas. Bahan ajar yang dihasilkan tidak hanya berfokus pada penyajian konsep-konsep dasar Thoharoh, melainkan juga dikembangkan dengan metode kreatif seperti visualisasi, media interaktif, dan studi kasus kontekstual. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru lebih mampu menyusun bahan ajar yang variatif, menarik, dan sesuai kebutuhan peserta didik. Dengan demikian, pendampingan kreatif terbukti efektif untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang bahan ajar fiqih, sekaligus memperkaya pengalaman belajar siswa dalam memahami pentingnya kebersihan dan kesucian dalam Islam.









